Karangtawang - Manajemen Wisata Alam Bantar Delan mengawali pergantian tahun dengan penuh khidmat. Pada Rabu (31/12/2025) sore, pengelola objek wisata ini melakukan penyembelihan dua ekor domba jantan sebagai persiapan acara tasyakuran besar yang dijadwalkan berlangsung pada hari pertama tahun 2026.
Pemilik Wisata Alam Bantar Delan, Bapak Ehon Sarhani, menyaksikan langsung proses penyembelihan tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas segala pencapaian di tahun 2025 sekaligus memohon keberkahan untuk tahun yang baru.
Persiapan Jamuan Tasyakuran Daging domba hasil penyembelihan tersebut dibagi menjadi dua peruntukan. Sebagian kecil disisihkan untuk kegiatan ramah tamah internal tim Wisata Bantar Delan dalam bentuk acara bakar-bakar (BBQ) pada malam pergantian tahun. Sementara itu, bagian terbesarnya diserahkan kepada tim "Srikandi" untuk diolah menjadi hidangan utama acara tasyakuran besok.
Para Srikandi, yang terdiri dari istri-istri tim "Lebakers", tampak antusias mempersiapkan bumbu dan perlengkapan memasak di bawah koordinasi Ibu Ade Sarhani.
"Daging utama sedang diproses oleh ibu-ibu Srikandi untuk menu tasyakuran besok siang. Kami ingin memastikan tamu dan jamaah besok mendapatkan jamuan terbaik," ujar Ibu Ade Sarhani.
Agenda Utama: Kajian Kitab Ihya Ulumuddin Acara puncak tasyakuran rencananya akan digelar pada Kamis, 1 Januari 2026, mulai pukul 13.00 WIB. Agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah kajian kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali bersama komunitas FORSIMAK (Forum Silaturahmi Masyarakat Karangtawang).
Pemilihan kajian kitab kuning ini dimaksudkan untuk memberikan nuansa spiritual yang kental di awal tahun, sehingga semangat membangun wisata tidak lepas dari nilai-nilai agama.
Semangat di Tengah Cuaca Hujan Meskipun saat ini kondisi cuaca di lokasi sering diguyur hujan dan area wisata sedang dalam tahap pembangunan—yang menyebabkan kondisi tanah sedikit becek dan berlumpur—hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim Lebakers.
"Kondisi lapangan memang sedang menantang karena hujan dan pembangunan yang terus berjalan, tapi semangat teman-teman untuk menyukseskan tasyakuran dan kajian besok sangat luar biasa. Kami bangga bisa memulai tahun dengan kegiatan yang positif seperti ini," pungkas Bapak Ehon Sarhani.
Kegiatan sore ini menjadi pembuka dari rangkaian acara yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pengelola wisata, komunitas FORSIMAK, dan masyarakat sekitar.




0 Komentar